Sabtu, 05 Januari 2019

Apakah Perlu Mengajarkan Anak Usia Dini Berbahasa Inggris?


unsplash.com

Sahabat Rinny,
            Pernah ga sahabat tiba-tiba mendengar anaknya menyebut kata hidung bahasa inggrisnya nose, mata bahasa inggrisnya eyes dan lainnya? seringkali mereka mendengar dari video yang ada di youtube. Atau bila anak bersekolah di sekolah dengan sistem bilingual.
            Banyak juga orangtua yang menyekolahkan anaknya di preschool yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris atau mengikutkan anaknya kursus bahasa Inggris. Sebenarnya perlu ga sich anak diajarkan bahasa Inggris sejak usia dini?
            Sebenarnya ada beberapa pendapat mengenai hal ini. Seperti yang dikatakan oleh pakar bilingual Josiance F Hamers menyebut metode Grosjean atau cara consecutive (bahasa berurutan), di mana anak menguasai bahasa ibu dahulu. Adapula yang disebut metode “simultaneous bilingualism” adalah metode yang digunakan di mana anak mempelajari dua bahasa secara bersamaan. Kedua metode tersebut tidak akan berdampak pada kemampuan berbahasa anak.Pentingnya seorang anak menguasai dua bahasa dalam di dalam pekerjaan. Karena bahasa Inggris banyak digunakan dalam pekerjaan dan bisnis.
            Menurut sebuah artikel yang dilansir dari koran nova seorang psikolog dari PION Clinical dan Theraphy Indonesia Astrid Wen, Mpsi mengatakan sebelum mengajarkan bahasa asing khususnya bahasa Inggris sebaiknya diukur dari kemampuan anak tersebut. Jika dari video mereka sudah bisa mengikuti dengan baik ya tidak apa-apa ya, sahabat. Tapi, kalau belum  jangan dipaksakan karena mereka akan mengalami keterlambatan berbicara.
            Sebaiknya anak diajarkan bahasa ibu terlebih dahulu. Karena kita berada di Indonesia, ya diajarkan bahasa Indonesia dulu, baru bahasa Inggris. Yang terpenting adalah anak senang dengan apa yang dipelajari, kalau anak senang akan mengajarkannya jadi lebih mudah. Idealnya saat usia 3-4 tahun.
·         Kosistensi Orangtua mengajarkan bahasa Inggris pada anak
            Orangtua juga harus kosisten mengajarkan anak berbahasa Inggris. Menyediakan waktu khusus anak belajar berbahasa Inggris dengan berbicara hanya berbahasa Inggris selama 1-2 jam, 1-2 kali seminggu saja. Untuk melatih kemampuan anak berbahasa Inggris.
·         Perbanyak interaksi dengan anak.
Dengan berinteraksi secara langsung anak dapat menguasai bahasa Inggris dengan baik. caranya dengan menyebutkan nama-nama benda di sekitarnya. Warna, bentuk dan lainnya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
·         Menggunakan instruksi.
Dengan kalimat perintah sahabat bisa mengajari anak berbahasa Inggris, seperti: close the door, please. Tolong, tutup pintunya, sayang atau kalimat lainnya memberikan instruksi secara langsung.
·         Dengan permainan.
Bisa juga dengan permainan, misalnya tebak gambar. Sahabat menggambar suatu benda atau bentuk, lalu anak menebak. Setelah itu beritahu apa bahasa Inggrisnya. Atau permainan mencari kata atau tebak gerak dan lainnya.
                                    Metode apapun yang digunakan, yang terpenting anak mampu dan senang, semoga bermanfaat.
           

Tidak ada komentar:

Teknologi Alat Pengelolaan Sampah Menjadi Berkah

  Sampah-sampah yang tidak dikumpulkan ke tempat pembuangan, akan menimbulkan bau yang kurang sedap.   Tempat pembuangan sampah. 178 ribu ...