Jumat, 28 Juni 2019

Manfaat Mengenalkan Warna pada Anak

 Di dalam proses belajar anak mengenal berbagai macam benda di sekitar mereka, seperti: nama buah, sayur-sayuran dan lainnya. Ternyata anak juga bisa belajar mengenal suatu benda melalui warna. Saat anak mulai melihat yaitu usia 6 bulan. Momies dan dadies bisa lho mengenalkan warna pada anak. Dengan mengenal warna, anak dapat mengenal dunia yang penuh warna, benda-benda sekitar, ukuran, tekstur, bentuk dan lainnya. Pada usia 1 tahun sudah mulai merespons, mengenal perbedaan warna, menyebutkan bentuk, nama-nama benda dan lainnya.
  Selain itu, mengenalkan warna pada anak banyak manfaatnya, diantaranya:
1. Mengenal estetika atau keindahan.
      Anak yang diperkenalkan warna akan mengenal estetika atau keindahan. Berbagi warna akan menggambarkan keindahan.
2. Mengenalkan anak pada konsep benda.
     Setelah anak mengenal warna, mereka bisa membedakan ukuran bentuk, tekstur, suatu benda dengan menggunakan warna terang. Contoh bola merah yang memiliki warna terang. Contoh bola merah yang memiliki warna yang sama. Namun, memiliki ukuran yang berbeda.
3. Mengajarkan disiplin pada anak.
Disiplin pada anak, ternyata dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, lho. Dengan mengenalkan warna pada anak. Contoh saat mereka bermain bebas di karpet berwarna kuning, namun harus rapih di karpet berwarna merah.
4. Anak dapat berekspresi.
Melalui warna anak dapat mengekspresikan diri lebih bebas, mengungkapkan emosi. Misalnya: warna-warna terang mewakili perasaan senang mereka dan lainnya. Sehingga, mereka akan menjadi pribadi yang lebih baik.
Itulah manfaat belajar mengenalkan warna pada anak, mereka lebih kreatif, selalu kreatif dan terasah aktivitasnya. Semoga bermanfaat.
Dari berbagai sumber.

Sabtu, 26 Januari 2019

Kisah Pencapaian dalam Kalender Meja 2019 Joeragan Artikel




Sahabat Rinny,
            Menurut sahabat apa sich arti sebuah pencapaian? Prestasi yang gemilang, kehidupan yang mapan dan sukses? Atau hal lainnya? kalau menurut Saya suatu pencapaian itu, saat Kita meraih kesuksesan dari apa yang  disukai, sesuai keahlian di bidang pekerjaan seperti yang Saya lakukan saat ini, dari kesukaan saya menulis, bisa menerbitkan sebuah buku antalogi dari joeragan artikel. Juga saat ini tengah dalam proses cetak dan terbit, sebuah buku antalogi bersama estrilook community dan antalogi puisi doakan ya, Sahabat tersayang. Juga saat tulisan-tulisan Saya dimuat di beberapa media online dan blog bisa bermanfaat bagi para pembaca.
            Sekarang ini ada kalender meja 2019 dari Joeragan artikel yang diterbitkan oleh Nurul Amanah publishing punya Bunda Juli Dwisusanti seorang guru matematika yang juga salah satu penulis yang produktif di Joeragan artikel. Beliau menulis kisah tentang Guru juga buku pelajaran matematika.
 Joeragan artikel adalah sebuah komunitas yang didirikan oleh Bu Sri Kuswayati atau Ummi Aleeya yang juga seorang dosen informatika di salah satu Universitas Swasta di Bandung dan owner sebuah daycare di Bandung ini, Juga seorang penulis yang produktif. Beliau ingin membuatt para Ibu menjadi seorang yang produktif walaupun di rumah. Berkarya, menghasilkan sesuatu yang bermanfaat melalui training-training di bidang penulisan yang Beliau adakan di grup facebook ataupun Whatsapp. Seperti: gampang menulis artikel, gampang jebol media, editor dan lainnya. Komunitas ini juga menjadikan para Ibu produktif menulis di berbagai media online, buku menjadi seorang blogger ataupun editor juga penulis buku yang sukses dan berprestasi. Seperti mba Kartika Sulistyowati, mba Piet Genta, Mba Nova Bahri, mba Rara Radyanti (my mentor) dan lainnya.
            Kalender meja berukuran 21 cmX 15 cm, karton 260 gr dengan bahan hard board ini berisi buku-buku antalogi yang diterbitkan Joeragan artikel dari tahun 2017-2018. Berbagai genre buku telah di terbitkan mulai dari cerita anak, kisah perempuan, kesehatan, pendidkan dan lainnya. Ada juga karya anak-anak dalam Joeragan artikel kids dari training-training menulis online khusus anak-anak, wah keren ya, dears. Bulan Januari ada buku puisi dan cerita anak, bulan Februari buku Red Cherry dan Sepanci humor di Dapur Emak. Bulan Maret cerita para shahabiyah Nabi Muhammad Shallallahualaihiwasalam. Bulan April ada kisah tentang penulis bagaimana menggapai mimpinya, menulis untuk berbagi ilmu juga pengabdian pada Allah SWT dalam buku The Power of Writing, The Journey of Writing dan The Gift of Writing. Bulan Mei kisah tentang penulis yang tabah dan tegar dalam buku Never Give Up dan Mengetuk Pintu Langit. Bulan Juni kisah tentang percintaan dalam buku Unspoken Love dan Diary of Love. Juli ada cerita anak dalam Payung Cerita Warna-Warni seri 1,2 dan 3. Agustus buku cerita anak karya anak di Joeragan artikel kids Aku Berani, Gerbong Warna Merah, Sekantung Permen Warna-warni. September kisah petugas kesehatan dan pasien dalam buku My Medical Story, Oktober buku Dua Budaya Satu Cinta, Bulan November kisah para Guru dalam Guru Digital dalam Selat Maya, Penjaga Rahasia dan Guru Menulis. Bulan Desember ada kisah kekuatan dan cinta seorang Ibu dalam Berjuta Kisah Bersama Ibu dan The Power of Single Mom.

          Saya bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Joeragan artikel sebagai wadah dalam berkarya dibidang penulisan artikel, sehingga Saya bisa punya buku antalogi "The Gift of Writing. Semoga Joeragan artikel dengan segala pencapaiannya dapat lebih baik lagi. Berinovasi di dalam melahirkan lebih banyak lagi Ibu-ibu berprestasi khuusnya dalam bidang penulisan. Kalender ini hanya 35 ribu saja belum termasuk ongkos kirim. bisa inbox Ummi Aleeya untuk pemesanan yang akan dibantu admin Joeragan artikel. Hasil penjualasn kalender ini untuk biaya pembuatan film pendek tentang perjalanan Joeragan artikel. Dengan adanya kalender ini akan jadi penyemangat dalam mencapai mimpi yang lebih besar lagi sebagai seorang penulis yaitu membuat buku solo dan menulis yang bermanfaat.
#Miladke3oeraganartikel
#kalenderJoeraganartikel2019
Sumber:
Joeraganartikel.com


Sabtu, 05 Januari 2019

Apakah Perlu Mengajarkan Anak Usia Dini Berbahasa Inggris?


unsplash.com

Sahabat Rinny,
            Pernah ga sahabat tiba-tiba mendengar anaknya menyebut kata hidung bahasa inggrisnya nose, mata bahasa inggrisnya eyes dan lainnya? seringkali mereka mendengar dari video yang ada di youtube. Atau bila anak bersekolah di sekolah dengan sistem bilingual.
            Banyak juga orangtua yang menyekolahkan anaknya di preschool yang bahasa pengantarnya bahasa Inggris atau mengikutkan anaknya kursus bahasa Inggris. Sebenarnya perlu ga sich anak diajarkan bahasa Inggris sejak usia dini?
            Sebenarnya ada beberapa pendapat mengenai hal ini. Seperti yang dikatakan oleh pakar bilingual Josiance F Hamers menyebut metode Grosjean atau cara consecutive (bahasa berurutan), di mana anak menguasai bahasa ibu dahulu. Adapula yang disebut metode “simultaneous bilingualism” adalah metode yang digunakan di mana anak mempelajari dua bahasa secara bersamaan. Kedua metode tersebut tidak akan berdampak pada kemampuan berbahasa anak.Pentingnya seorang anak menguasai dua bahasa dalam di dalam pekerjaan. Karena bahasa Inggris banyak digunakan dalam pekerjaan dan bisnis.
            Menurut sebuah artikel yang dilansir dari koran nova seorang psikolog dari PION Clinical dan Theraphy Indonesia Astrid Wen, Mpsi mengatakan sebelum mengajarkan bahasa asing khususnya bahasa Inggris sebaiknya diukur dari kemampuan anak tersebut. Jika dari video mereka sudah bisa mengikuti dengan baik ya tidak apa-apa ya, sahabat. Tapi, kalau belum  jangan dipaksakan karena mereka akan mengalami keterlambatan berbicara.
            Sebaiknya anak diajarkan bahasa ibu terlebih dahulu. Karena kita berada di Indonesia, ya diajarkan bahasa Indonesia dulu, baru bahasa Inggris. Yang terpenting adalah anak senang dengan apa yang dipelajari, kalau anak senang akan mengajarkannya jadi lebih mudah. Idealnya saat usia 3-4 tahun.
·         Kosistensi Orangtua mengajarkan bahasa Inggris pada anak
            Orangtua juga harus kosisten mengajarkan anak berbahasa Inggris. Menyediakan waktu khusus anak belajar berbahasa Inggris dengan berbicara hanya berbahasa Inggris selama 1-2 jam, 1-2 kali seminggu saja. Untuk melatih kemampuan anak berbahasa Inggris.
·         Perbanyak interaksi dengan anak.
Dengan berinteraksi secara langsung anak dapat menguasai bahasa Inggris dengan baik. caranya dengan menyebutkan nama-nama benda di sekitarnya. Warna, bentuk dan lainnya dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
·         Menggunakan instruksi.
Dengan kalimat perintah sahabat bisa mengajari anak berbahasa Inggris, seperti: close the door, please. Tolong, tutup pintunya, sayang atau kalimat lainnya memberikan instruksi secara langsung.
·         Dengan permainan.
Bisa juga dengan permainan, misalnya tebak gambar. Sahabat menggambar suatu benda atau bentuk, lalu anak menebak. Setelah itu beritahu apa bahasa Inggrisnya. Atau permainan mencari kata atau tebak gerak dan lainnya.
                                    Metode apapun yang digunakan, yang terpenting anak mampu dan senang, semoga bermanfaat.
           

Strategi dan Inovasi Pengembangan Bisnis Indscript Creative

    Apakah profesimu? Pebisnis atau penulis. Banyak yang beranggapan menulis hanya sebagai hobi atau pengisi waktu luang. Ternyata salah y...